Saat pengambilan raport hari sabtu lalu, gua mendapatkan pengalaman berharga, dari orang tua, wali kelas, dan tembok pagar sekolah. Beberapa hari sebelum pengambilan raport, gua ngasih tau ke orang tua gua kalau nilai-nilai gua jelek semua. Maksudnya sih biar mereka gak shock pas dihari 'H' nya, gitu. Kan gaenak juga kena semprot dihari libur. Tapi orang tua gua tetep meyakinkan gua kalo nilai diatas kertas bukan segalanya. Tapi lain lagi kalau nilai dikertas ijazah, hehe. Kata orang tua gua, untuk sekarang, gua harus mengikuti arus, walaupun gua tau banyak hal yang bikin gua 'ogah' sama sekolah.
Sedangkan wali kelas mengatakan, kalau gua harus lebih aktif. Loh kurang aktif apa lagi gua? Gua selalu on facebook, whatsapp, 1cak, berbagai macam koran online, blogger, dan tumblr. Haha nggak, bercanda kok, gua emang kurang aktif dikelas gua, karena gua rasa udah ada yang aktif, jadi gua ambil peran sebagai seorang pendiam dikelas*padahal mah emang gua pendiem*. Selain itu, wali keles gua juga mengatakan kalau gua harus bisa membagi waktu antara bermain blog dan belajar. Itu sih udah gua lakukan, tapi belum 50:50, haha.
Bisa dibilang blogging dan teman-temannya adalah sebuah harapan. Harapan dimana gua bisa sukses setelah gua mengembangkan kemampuan gua disitu. Ah lebay lu pul-_- . eeng.. mungkin gua salah jurusan. Karena Jurusan kuliah DKV yang jadi salah satu incaran gua, itu ada di arah jurusan IPS SMA. Sedangkan gua berada di jurusan IPA, atau di kuribetkulum 2013 disebut MIA. Tapi gua gak berharap dipindahkan ke jurusan IPS. Itu ibarat kabur dari kandang singa kekandang buaya, haha.
Eng.. apaan lagi ya....Nah, disaat pengambilan raport sabtu kemarin, ternyata ada sebuah musibah. Dan bisa dibilang peluang bagi para penikmat bolos. Pagar tembok sekolah yang berada tepat didepan kelas gua amblas. Katanya, karena bagian bawahnya tergerus aliran air sungai 'jadi-jadian' yang berada tepat disamping tembok. Yang pertama gua khawatirkan adalah, taman PIKR. Karena posisinya sama, tepat disamping sungai jadi-jadian itu. Tapi dari amblasnya tembok itu, gua dapat kesimpulan. Selagi hal-hal yang berhubungan dengan sekolah gak searah dengan kehidupan yang lebih baik dimasa mendatang, gua akan tetep lawan. Persetan nilai gua sampe 69. Yah, mungkin ini memang takdir Allah gua melihat tembok itu amblas dihari pengambilan raport.
To be continued...
eng.. bisa lanjut, bisa enggak. tergantung mood dan kuota internet
About Me
Saif Haq
Cereal Killer
Juru kunci kamar kosan. Kebetulan sedang sibuk ngekos sambil nyambi kuliah di Departemen Desain Interior ITS ...Read More
Popular Posts
-
Dibawah ini adalah salah satu contoh kisah pere sakola ( liburan sekolah ) dalam basa sunda , dijamin asli dan baru! kisah ini adalah ha...
-
Daftar blog ekstrakrikuler (ekskul) di SMAN 11 Bekasi. Di SMA Negeri 11 Bekasi, terdapat sekitar 20 ekskul aktif yang masing-masing sudah m...
-
internet marketing Ceritanya......... pas gua lagi asik scrolling down timeline fesbuk, kemudian perhatian gua tertuju ke postingan G...
wkwkwkwk
ReplyDeleteeh ada tentara :v
ReplyDelete