MaPel Basa sunda. Pentingkah?

Ah, ulangan bahasa sunda lagi! gua ngeluh dalam hati."ngapain sih lo pada?" tanya gua ke temen-temen gua. tidak ada yang menggubris. semua masih sibuk dengan LKS basa sunda mereka, dengan mulut komat kamit, kepala mendongak keatas, dan mata terpejam.

Terkadang gua heran, kenapa kriteria ketuntasan minimum (KKM) mata pelajaran basa sunda lumayan tinggi. Maksud dimasukkannya pelajaran basa sunda di kurikulum apa sih? Untuk mengenal budaya? kalau tujuannya adalah untuk mengenal, menurut gua tingkat kesulitannya udah 'ngeselin'.

Sebenernya bagus, pengetahuan siswa dalam budaya sunda bisa lebih luas. Iya, kalau mereka benar-benar belajar. tapi kenyataannya, mereka masih dan tetap ditahap menghafal. belum memahami. Alhamdulillah bagi yang sudah memahami.

Gua bukan haters pelajaran basa sunda, dan bukan ingin basa sunda dihapus. Tapi gua gak suka jika pada ujian pelajaran basa sunda, pelajaran yang membahas budaya kita,membahas budaya daerah kita, kita mencontek! dan cuma sekedar dihafal! 

 Dan bayangkan. Jika guru memberi kisi-kisi, yang sebenarnya adalah bocoran soal, berarti, tingkat meremehkan pelajaran basa sunda sudah sampai se-level guru? Hebat. Dan ini juga berlaku bagi pelajaran lainnya. Kuncinya adalah, jangan pernah meremehkan suatu pelajaran. Percaya bahwa pelajaran akan berguna dimasa depan kita. Jika yang kita kejar sekarang adalah ilmu dan pemahaman, bukan sekedar nilai.

No comments:

Post a Comment

Instagram